Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in ,

Serem! Korea Utara Jadikan Mayat Tahanan untuk Pupuk Tanaman

Sudah tak heran rasanya jika Korea Utara adalah negara yang memiliki kisah unik dan aneh.

Dari mulai memuja presidennya hingga setor tinja kepada pemerintah.

Mengutip dari Daily Mirror via intisari ternyata ada kisah lain yang tak kalah mengerikan dari Korea Utara.

Kisah tersebut adalah penggunaan mayat manusia yang dijadikan pupuk tanaman.

Laporan tersebut menyebutkan jika tubuh manusia yang telah dijadikan pupuk adalah hal yang sangat menyuburkan tanaman.

Mayat yang digunakan sebagai pupuk konon adalah tahanan politik yang meninggal selama menjalani hukuman.

Tindakan ini selalu digunakan disetiap pelosok Korea Utara.

Bahkan pada daerah pegunungan, mayat tahanan tersebut akan membuat tanaman menjadi cepat panen.

Hal ini diungkapkan oleh seorang mantan tahanan yang selamat dari kamp konsentrasi di Kaechon yang diberi nama samaran Kim Il Soon.

Diriya mengatakan bahwa tubuh manusia yang terkubur berfungsi sebagai pupuk alami alam.

“Tanahnya sangat subuh, dan pertaniannya berhasil di sana karena tubuh manusia yang terkubur berfungsi sebagai pupuk alami.” 

“Beberapa penjaga mengatakan, bahwa mereka harus mengubur mayat secara merata di seluruh tanah hingga membuahi seluruh area,” katanya.

“Salah satunya mereka juga menguburnya di pegunungan,” jelasnya.

“Suatu hari ada anak sedang kencing di pegunungan dan melihat tangah mecuat mereka lupa untuk menguburnya dengan benar,” paparnya.

Secara terang-terangan Kim Il Soon membeberkan kepada Komite Hak Asasi di Korea Utara (HRNK).

Kim mengatakan hal tersebut setelah dirinya melarikan diri dan berada di Korea Selatan.

Melalui citra satelit, bukti lainnya diperkuat dengan tidak adanya tempat kremasi di kamp penjara itu.

Greg Scarlatoiu direktur eksekutif HRNK mengatakan, kesaksian baru ini berfungsi mengingatkan kita bahwa di tengah pandemi ini tidak ada kelonggaran dari rezim Kim.

“Ini adalah rezim yang melestarikan dirinya dengan melakukan tindakan kejam yang tak terbayangkan kepada rakyatnya,” katanya.

“Ketika dunia sedang berjuang untuk mengatasi krisis kesehatan akibat Covid-19, rezim Kim terus melakukan kejahatan terhadap manusia, sangat brutal menjadikan rakyatnya sendiri sebagai korban,” jelasnya.

Bahkan dalam laporan terbaru di kamp HNRK, tahanan yang sudah mati dibaringkan di lubang yang dangkal hanya dilapisi tanah yang tipis.

Namun jika yang mati banyak, maka mereka akan menggali lubang besar di tanah, dan memasukan sejumlah jenazah tersebut secara bersamaan.

Kemudian di atas tanah tersebut dijadikan lahan pertanian seperti sayur lobak, bayam, dan kubis.

Hasil panen tersebut akan diberikan kepada penjaga kamp dan keluarga mereka.

Artikel ini juga telah tayang di insisari.grid.id dengan judul “Bukannya Dimakamkan Atau Dikremasi dengan Layak, Beginilah Nasib Mayat di Korea Utara Dijadikan Pupuk Untuk Merawat Tanaman”.

Sumber: sonora.id

Rekomendasi

Istri Justin Bieber dan Temannya Diserang Netizen, Selena Gomez: Ini Menjijikkan

Kisah Saepul Bahri, Warga Lembar Lobar Nikahi Dua Pacar Sekaligus di Tengah Pandemi Korona

Back to Top