Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Profil Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Ini 13 Karya Tulis Pimpinan Ponpes Gontor Sebelum Meninggal

Profil Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Ini 13 Karya Tulis Pimpinan Ponpes Gontor Sebelum Meninggal

HEART.ID – Profil Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Ini 13 Karya Tulis Pimpinan Ponpes Gontor Sebelum Meninggal. Kepergian Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi menyisakan duka mendalam bagi para santri, alumni, guru besar dan semua pihak di pondok pesantren Gontor.

Putra pertama dari KH. Imam Zarkasyi salah seorang Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor ini tutup usia pada Rabu 21 Oktober 2020, pukul 15.50 WIB di rumah Gontor.

Profil Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Ini 13 Karya Tulis Pimpinan Ponpes Gontor Sebelum Meninggal

Lahir pada 19 September 1942, KH Abdullah Syukri Zarkasyi menghembuskan nafas terakhir di usia 78 tahun.

Guru besar dalam bidang Ilmu Aqidah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Pondok Modern Darussalam, Amal Fathullah Zarkasyi, menyampaikan pada semua pihak untuk mengiklaskan dan mendoakan kepergiannya.

“Mohon doanya semoga dosanya diampuni, dan amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan semoga husnul khatimah,” ungkapnya, seperti dikutip KabarLumajang.com dari laman resmi Gontor.

Profil KH Abdullah Syukri Zarkasyi di Mata Santri Gontor

Semasa hidupnya KH Abdullah Syukri Zarkasyi, mencurahkan seluruh hidupnya untuk memajukan pendidikan para santri pondok Pondok Modern Darussalam Gontor.

Di mata santrinya, ia dikenal sebagai sosok yang tegas, berdedikasi pada pendidikan namun tetap memiliki sifat yang bersahaja.

Alumni Pondok Gontor, Ismail Faruqi, yang saat ini tengah menempuh kuliah S1 di Universitas Islam Madinah (UIM), mengenang jasa-jasa KH Abdullah Syukri Zarkasyi saat masih menjadi santri.

“Beliau adalah sosok yang tegas dan juga mengajarkan kedisiplinan yang tinggi namun tetap memiliki figur kyai yang bersahaja. Beliau juga kerap memberikan motivasi dengan kata-kata yang menyejukkan pada seluruh santri,” ujar Ismail saat dihubungi Tim Kabar Lumajang, Rabu, 21 Oktober 2020.

Dalam nasehat-nasehat yang disampaikan KH Abdullah Syukri Zarkasyi pada santrinya, tak lelah ia mengajarkan anak didiknya untuk memiliki integritas yang tinggi saat terjun ke masyarakat dan juga totalitas.

“Banyak hal yang selalu beliau ingatkan secara berulang-ulang mengenai visi dan misi pondok agar santrinya memiliki orientasi yang jauh dalam memandang kehidupan. 10 tahun atau 20 tahun ke depan, kontribusi apa yang akan kami berikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu pesan yang selalu diingat oleh Ismail dari KH Abdullah Syukri Zarkasyi adalah pandangan sang kyai mengenai ‘orang hebat’ lulusan Gontor.

“Orang yang hebat menurut Gontor itu bukan yang memiliki jabatan yang tinggi, banyaknya harta atau kekuasaan, namun lulusan Gontor diharapkan mampu menjadi sosok yang memiliki manfaat yang besar di masyarakat,” pungkasnya.

Riwayat Pendidikan

Menamatkan Sekolah Dasar di desa Gontor pada tahun 1954. Setelah menamatkan Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor pada tahun 1960, KH Abdullah Syukri Zarkasyi melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta hingga mendapatkan gelar Sarjana Muda tahun 1965.

Adapun gelar Lc. didapat dari Al Azhar University Kairo, Mesir pada tahun 1976.

Kemudian KH Abdullah Syukri Zarkasyi melanjutkan studi di lembaga yang sama hingga meraih gelar MA pada tahun 1978 dan gelar Doctor Honoris Causa pada 2005 dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pengalaman Organisasi

1. Pengurus HMI Cabang Ciputat – Jakarta (1964)

2. Pengurus HPPI (Pelajar Islam) Cairo (1971)

3. Pengurus PPI Den Hag – Belanda (1975)

4. Pimpinan Pondok Modern Gontor (1985 – sekarang)

5. Ketua Majelis Ulama Indonesia Kab. Ponorogo.

6. Ketua Badan Silaturrahmi Pondok Pesantren Jawa Timur (1999 – sekarang)

7. Ketua Forum Silaturrahmi Umat Islam Ponorogo (1999 – sekarang)

8. Ketua MP3A Depag (Majlis Pertimbangan Pendidikan dan Pengajaran Agama (1999 – sekarang)

9. Dewan Penasehat MUI Pusat.

Pengalaman ke Luar Negeri

1. Tour ke Belgia – Jerman – Perancis (1975)
2. International Visit Program ke Amerika Serikat selama 1 bulan (1986)
3. London (1986).
4. Seminar Bahasa Arab di Brunei Darussalam pada tahun 1989.
5. Comparative Study ke Pakistan pada tahun 1991 dan 2000.
6. Study Tour ke Thailand bersama 20 guru Gontor (1997).
7. Aligarh University India (1999).
8. Kunjungan ke Malaysia, Universitas Antar Bangsa (IIU).

Karya Tulis:

1. Pokok-Pokok Pikiran untuk Perubahan Pendidikan Nasional

2. Refleksi dan Rekonstruksi Pendidikan Islam: Model Pendidikan Pesantren Ala Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

3. Menggali Sumber Keuangan Madrasah : Strategi dan Teknik

4. Pengelolaan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

5. Pengelolaan Pendidikan dan Pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo

6. Pola Pendidikan Pesantren Sebuah Alternatif

7. Strategi dan Pola Manajemen Pendidikan Pesantren

8. Optimalisasi Peran Sektor Pendidikan dalam Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia

9. Etika Bisnis dalam Islam dan Relevansinya Bagi Aktivitas Bisnis di Dunia Pendidikan Pesantren: Studi Kasus Pondok Modern Darussalam Gontor

10. Strategi Alternatif Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Modern Gontor

11. Optimalisasi Peran Sektor Pendidikan dalam Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia: Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor

12. Pendidikan Pesantren di Era Modern

13. Peran Agama dan Budaya Islam dalam Mendorong Perkembangan Iptek: Iptek di Pondok Modern Darussalam Gontor
***

sumber: kabarlumajang.pikiran-rakyat.com

Demikian tentang Profil Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Ini 13 Karya Tulis Pimpinan Ponpes Gontor Sebelum Meninggal. Semoga bermanfaat.

Rekomendasi

Edo mempunyai selembar uang Rp20.000,00. Uang itu digunakan untuk membeli 2 buku tulis yang harga satu bukunya Rp3.600,00 dan sisanya ia tabung. Jika ia akan menabung menggunakan selembar uang kertas per hari, berapa hari paling sedikit Edo menabung?

IHSG Kamis 22 oktober 2020 diramal melemah, simak rekomendasi saham

IHSG Kamis 22 oktober 2020 diramal melemah, simak rekomendasi saham

Back to Top