Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

PKS Kritik Keras Jokowi Bikin Kementerian Investasi: Sia-sia!

PKS menyampaikan kritik keras terhadap keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggabungkan lagi Kemendikbud dan Kemenristek. Menurut PKS, Jokowi tak konsisten.

“Ini menunjukkan inkonsistensi. Sebelumnya digabung, pisah, sekarang gabung kembali,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Mardani meminta penggabungan dua kementerian ini dikawal ketat. Selain itu, dia mengkritik keras pembentukan Kementerian Investasi.

Menurutnya, Kementerian Investasi akan sia-sia. Apalagi, kata dia, jika korupsi di lingkungan pemerintah masih ada.

“Ketiga pembentukan Kementerian Investasi bisa sia-sia jika upaya pemberantasan korupsi dan reformasi birokrasi tidak menjadi prioritas Presiden. Investasi datang bukan karena ada kementerian, tapi karena tidak ada korupsi dan birokrasi yang melayani ditambah penegakan hukum yang kokoh,” ujarnya.

BACA JUGA; Daftar Bantuan KUR BRI Online Lewat HP

BACA JUGA; Tabel Angsuran KUR BRI Login kur.bri.co.id Daftar Bantuan KUR BRI Online Lewat HP Tanpa Agunan

Sebelumnya, persetujuan pembentukan Kementerian Investasi diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4) pagi. Jokowi sebelumnya telah bersurat kepada DPR terkait pembentukan Kementerian Investasi.

“Sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus 8 April 2021 yang telah bahas surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan menyepakati penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat.

(zap/haf/ DETIK.COM)

Rekomendasi

Moeldoko Dinilai Takut dan Malu, Enggan Bicara soal Demokrat di KSP

Denny Siregar: Cara yang Keren Pakde, Sebut Klan Cendana Diusir dari TMII

Back to Top