Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Larangan Mudik 2021 Bikin Pariwisata Daerah Gigit Jari, DKI Gimana?

Larangan Mudik 2021 Bikin Pariwisata Daerah Gigit Jari, DKI Gimana?

Larangan mudik 2021 membuat pebisnis pariwisata di daerah gigit jari.

Sebab, biasanya di momen Lebaran mereka berharap pada wisatawan yang sedang pulang kampung. Tapi bagaimana di Jakarta?

Sementara mudik dilarang, pengusaha wisata di daerah tak bisa berharap banyak pada wisawatan lokal. Sebab, pergerakan pelancong di daerah mungkin tak akan seberapa.

“Yang kasihan kan objek wisata di luar kota. Di luar kota ngadepin local buying power yang lokalnya, dia (pariwisata) ya nggak akan terangkat,” kata Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Destinasi Wisata Johnnie Sugiarto saat dihubungi detikcom, Selasa (6/4/2021).

Menurutnya, masyarakat di daerah akan lebih banyak bergerak ke destinasi wisata di kala kedatangan saudaranya yang pulang kampung.

“Orang di kampung itu kan menjadi punya semangat kalau ada saudara dia yang datang dari luar kota.

Misalnya orang Semarang pulang kampung, otomatis kan orang kampung senang diajak jalan-jalan, dibayarin mungkin.

Sekarang kalau dia tidak ada orang yang datang, sepi saja, dia juga nggak semangat mau jalan ke mana,” ungkapnya.

Sementara pebisnis pariwisata di Jakarta akan cukup diuntungkan karena banyak warganya yang merupakan pendatang.

Ketika dilarang mudik, warga ibu kota ini bisa menghabiskan waktu di destinasi wisata dalam kota.

“Kalau menurut saya tetap ada potensi yang namanya local buying power.

Jadi orang-orang Jakarta ini kan pendatang nih, kalau dia nggak boleh mudik mungkin dia di Jakarta dia ke Ancol, mungkin ke Taman Mini, masih ada gitu lho,” tambah Johnnie.

(toy/zlf/ detik.com)

Rekomendasi

KPK Diminta Periksa Anies Soal Dugaan Korupsi, Didemo Junior Sendiri di HMI

Akhirnya, Kapolri Cabut TR Larangan Media Siarkan Arogansi Polisi Lalu Minta Maaf

Back to Top