Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 4 Halaman 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Kunci jawaban Tema 8 kelas 4 SD ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman untuk mengoreksi hasil belajar anak.

Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 4 Subtema 1 pembelajaran 3  halaman  22 23 24 25 26 27 28 29 dan 30 yang dikutip dari Buku Guru dan Siswa serta beberapa sumber:

>>> Halaman 22

Bali sangatlah terkenal hingga di luar negeri sebagai ikon pariwisata Indonesia. Bali memiliki potensi pariwisata, seperti wisata alam, wisata seni, Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali. Wilayah Kabupaten Tabanan didominasi oleh pegunungan dan pantai. Selain itu, Tabanan terkenal sebagai penghasil beras dan sayuran. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Namun, penduduk yang tinggal di pantai bermata pencaharian sebagai nelayan. Keadaan alam suatu tempat memengaruhi mata pencaharian penduduknya. Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.

Namaku Dayu. Aku dan keluargaku berasal dari Bali. Saat di Bali, aku tinggal di daerah Tabanan. Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggalku? Ayo, kita cari tahu! dan budaya. Provinsi Bali terbagi atas 8 kabupaten dan 1 daerah kota.

***Ayo Membaca***

 Lingkungan memengaruhi mata pencaharian penduduk di suatu daerah. Mata pencaharian penduduk di suatu daerah berbeda dengan daerah lain. Mata pencaharian penduduk di daerah pesisir pantai berbeda dengan penduduk di daerah dataran rendah maupun di dataran tinggi. Simak penjelasan berikut.

1. Penduduk di daerah pantai bermata pencaharian sebagai nelayan, petani tambak, pedagang, petani garam, dan perajin.

 2. Penduduk di daerah dataran rendah bermata pencaharian sebagai buruh, petani, pedagang, dan peternak.

3. Penduduk di daerah dataran tinggi bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang, dan pekerja perkebunan, misalnya teh, kopi, dan cengkeh. Selain itu, penduduk yang tinggal di desa juga memiliki mata pencaharian yang berbeda dengan penduduk di kota. Penduduk di desa lebih banyak bermata pencaharian sebagai petani, peternak, perajin, pedagang, buruh tani dan perkebunan. Sedangkan penduduk di kota bermata pencaharian sebagai pekerja jasa (pegawai bank, konsultan, pengacara, sopir), karyawan, pedagang,

>>> Halaman 23

***Ayo Berdiskusi ***

Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman sebangkumu. Tuliskan hasilnya pada tempat yang disediakan.

1.    Mengapa mata pencaharian penduduk berbeda sesuai lingkungan tempat hidupnya?

Jawaban : 

Karena kondisi lingkungan dan alamnya juga berbeda.
Penduduk di suatu daerah cenderung memanfaatkan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya untuk memenuhi kebutuhannya. Karena kekayaan alam suatu daerah dengan daerah lain berbeda, menyebabkan keragaman jenis mata pencaharian penduduknya.Selain itu, keadaan lingkungan suatu daerah juga memengaruhi jenis pekerjaan penduduknya.

2.    Mengapa penduduk di desa dan di kota memiliki mata pencaharian yang berbeda?

Jawaban :

Masyarakat di desa bekerja sebagai petani karena banyak lahan pertanian yang tersedia. Sementara penduduk di kota lebih banyak bekerja sebagai pekerja jasa karena di kota merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan.

3. Apa perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi?

Jawaban :

Perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi terletak pada tanaman yang mereka tanam. Petani di daerah dataran rendah menanam padi dan palawija. Sedangkan petani di daerah dataran tinggi menanam sayuran seperti kol, wortel, bawang, dan kubis.

4. Apa yang dimaksud dengan pekerja jasa? Sebutkan contohnya.

Jawaban : 

Pekerja jasa adalah orang-orang yang memberikan pelayanan sesuai keahlian yang dimiliki. Contoh dari pekerja jasa yaitu, dokter, guru, penjahit, konsultan, dan pengacara.

Halaman 25- 26

***Ayo Mengamati***

1. Bentuklah kelompok terdiri atas 3 siswa. Pilihlah teman yang tempat tinggalnya dekat dengan rumahmu.
2. Amatilah keadaan lingkungan tempat tinggalmu. Apakah termasuk lingkungan kota, perdesaan, pesisir, atau pegunungan?
3. Amatilah pula penduduk di lingkungan sekitar tempat tinggalmu. Kemudian, catatlah mata pencaharian penduduk di lingkungan sekitarmu.
4. Buatlah laporan sederhana berdasarkan hasil pengamatanmu. Buatlah seperti contoh berikut.
5. Kumpulkan hasilnya kepada guru.

Laporan Hasil Pengamatan www.simplenews.me
Laporan Hasil Pengamatan www.simplenews.me

Jawaban:

Contoh untuk membuat laporan hasil pengamatan lingkunngan tempat tinggal
Laporan Hasil Pengamatan
Nama : Mukti
Kelas : V SDN 1 Cirebon
Alamat : Cirebon
1. Nama daerah tempat tinggalku :Jawa Barat
2. Tempat tinggalku termasuk daerah: Dataran rendah
3. Mata pencaharian penduduk di lingkungan tempat tinggalku :Petani, Pedagang, Peternak buruh, dan pegawai kantoran
4. Transportasi penduduk di lingkungan tempat tinggalku : Motor, Mobil, dan Becak
5. Kesenian di lingkungan tempat tinggalku :Seni tari

Saat libur sekolah, Dayu dan keluarganya berlibur ke rumah nenek. Rumah nenek Dayu berada di Banjar Bukit Catu, Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Dayu senang menghabiskan waktu bersama neneknya. Nenek Dayu suka bercerita. Kali ini, nenek Dayu akan menceritakan tentang asal mula Bukit Catu.

***Ayo Membaca***

Bacalah cerita berikut

Asal Mula Bukit Catu

Asal Mula Bukit Catu www.simplenews.me

Di pedalaman Pulau Bali, terdapat sebuah desa yang subur. Di sana, tinggal sepasang suami istri. Mereka bekerja sebagai petani. Menjelang musim panen, Si suami berkata kepada istrinya.

“Jika nanti hasil panen kita melimpah, buatlah tumpeng nasi yang besar. Kemudian, undanglah tetangga untuk makan bersama.”

Istrinya pun setuju. Kedua suami istri itupun berharap panen mereka melimpah.
Tak lama kemudian, harapan mereka terkabul. Si Istri menyiapkan tumpeng nasi dan mengundang seluruh penduduk desa untuk makan bersama.

Menjelang musim panen berikutnya, Si suami berkata lagi kepada istrinya
“Semoga panen kita lebih banyak lagi, kalau bisa tiga kali lipat dari sebelumnya. Jika harapanku terkabul, buatkanlah tiga tumpeng nasi yang lebih besar dari sebelumnya.”

Kemudian, Si Istri membuat tiga tumpeng dan mengundang seluruh penduduk desa untuk berpesta kembali.

Beberapa hari kemudian, Si suami pergi ke sawah. Dalam perjalanan, ia melihat seonggok tanah yang berbentuk seperti catu.
Catu adalah alat penakar nasi yang terbuat dari tempurung kelapa.
“Hmmm, aneh sekali. Sepertinya kemarin gundukan tanah ini tidak ada,” gumam Si suami.

Setelah pulang dari ladang, ia bercerita kepada istrinya. Kemudian, ia mengajukan usul kepada istrinya.

“Istriku, bagaimana kalau kita membuat beberapa catu nasi?
Siapa tahu, kalau kita membuatnya, hasil panen kita akan semakin melimpah.”
Sejak saat itu, Si istri rajin membuat catu nasi. Setiap catu nasi yang dibuatnya, ia niatkan untuk menambah hasil panennya.

Namun, ada keanehan yang terjadi. Saat pergi ke sawah, onggokan tanah yang ia temukan sebelumnya semakin membesar. Rupanya, setiap Si istri membuat catu nasi, saat itu pula onggokan tanah membesar.

Sepasang suami istri itu pun tak menyadarinya. Bahkan, Si istri membuat catu nasi yang lebih besar setiap harinya. Lama-kelamaan, onggokan tanah itu berubah menjadi sebuah bukit. Setelah Si petani dan istrinya berhenti membuat catu nasi, onggokan tanah itu pun juga berhenti membesar. Sejak saat itu, onggokan tanah itu disebut dengan Bukit Catu.
Disadur dari: Dian. K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta, Bhuana Ilmu Populer, 2016.

Dalam cerita tersebut terdapat tiga tokoh. Tokoh merupakan pelaku dalam cerita. Tokoh merupakan salah satu unsur pembangun cerita. Tokoh mengemban peristiwa dalam cerita sehingga peristiwa tersebut mampu terjalin sebagai cerita. Selain itu, tokoh berfungsi sebagai pembawa pesan, amanat, moral atau sesuatu yang ingin disampaikan pengarang.

>>> Halaman 28

Jawablah pertanyaan berikut. Kemudian, bacakan hasil tulisan jawabanmu di depan kelas.

1.    Siapa tokoh dalam cerita berjudul “Asal Mula Bukit Catu”?

Jawaban :
Tokoh dalam cerita berjudul “Asal Mula Bukit Catu” adalah suami, istri, dan penduduk desa.

2. Apa saja peranan tokoh dalam cerita tersebut?

Jawaban :
Peran tokoh dalam cerita “Asal Mula Bukit Catu” adalah sebagai tokoh-tokoh yang mengemban peristiwa dalam cerita sehingga cerita dapat terjalin dengan baik. Selain itu tokoh-tokoh tersebut berperan sebagai pembawa pesan,amanat dan moral yang disampaikan oleh pengarang melalui cerita tersebut kepada pembaca.

3. Apa pesan yang terdapat pada cerita tersebut?

Jawaban :
Pesan yang terdapat pada cerita “Asal Mula Bukit Catu” adalah kita harus bersyukur atas segala sesuatu yang telah diberikan oleh Tuhan. Kita tidak boleh sombong dan memaksakan kehendak untuk mengikuti keinginan yang tidak dapat kita penuhi.

Dayu sangat senang mendengarkan cerita nenek. Bahkan, seluruh keluarga Dayu juga suka mendengarkan cerita. Saat nenek bercerita, semua anggota keluarga berkumpul dan mendengarkan dengan tenang.

>>> Halaman 29

*** Ayo Berlatih***

1.    Amatilah gambar di atas.

2.    Apa keragaman yang terdapat pada gambar?

Jawaban :
Keragaman yang terdapat pada gambar diatas adalah keragaman usia, keragaman fisik dan keragaman jenis kelamin

Keragaman berarti bermacam-macam atau berjenis-jenis. Pada manusia, keragaman yang dimaksud adalah perbedaan yang dimiliki oleh setiap individu. Perbedaan pada individu itu ada karena setiap manusia memiliki ciri khas tersendiri. Dengan demikian, keragaman karakteristik individu berarti perbedaan ciri-ciri khusus pada setiap manusia. Keragaman karakteristik individu dapat berupa keragaman fisik. Keragaman fisik dapat meliputi, warna kulit, jenis rambut, tinggi dan rendah badan, serta berat badan. Selain keragaman fisik, juga terdapat keragaman kegemaran dan keragaman sifat.

>>> Halaman 30

***Ayo Mengamati***

1. Amatilah keragaman fisik dalam keluargamu.
2. Lengkapi tabel berikut sesuai hasil pengamatanmu.

Jawaban :

Setiap anggota keluarga pasti memiliki ciri-ciri fisik yang berbeda, walaupun orang tersebut kembar, pasti tetap memiliki perbedaan fisik. Contoh keragaman fisik di keluarga berdasarkan ciri-ciri di atas adalah sebagai berikut :

Ayah = Memiliki warna kulit coklat kehitaman, tinggi badan 172 cm, berat badan 70 kg, bentuk wajah kotak, rambutnya hitam cepak, hidungnya mancung, suara besar/bass, matanya besar dan berwarna hitam.

Ibu = Memiliki warna kulit putih kekuningan, tinggi badan 158 cm, berat badan 50 kg, bentuk wajah oval, rambutnya hitam panjang, hidungnya pesek, suaranya melengking, matanya sipit dan berwarna hitam.

Aku = Memiliki warna kulit putih, tinggi badan 145 cm, berat badan 40 kg, bentuk wajah oval, rambut hitam sebahu, hidung mancung, suara melengking, mata besar dan berwarna hitam.

Kakak = Memiliki warna coklat muda, tinggi badan 170 cm, berat badan 65 kg, bentuk wajah kotak, rambut hitam cepak, hidung mancung, suara dewasa, mata besar dan berwarna hitam.

Aku = Memiliki warna kulit putih, tinggi badan 80 cm, berat badan 20 kg, bentuk wajah lonjong, rambut gundul, hidung mancung, suara anak anak, mata besar dan berwarna hitam.

3. Tulislah kesimpulan dari hasil pengamatanmu.

Jawaban:

Keragaman fisik yang terdapat pada keluargaku adalah memiliki jenis rambut yang sama, memiliki warna kulit, tinggi badan dan berat badan yang berbeda.

***Ayo Renungkan***

Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Dalam keluargamu, pasti terdapat keragaman. Bagaimana keluargamu menyikapi keragaman yang ada? Jelaskan alasannya.

Jawaban:

Dari keberagaman dan perbedaan kita mendapat banyak pembelajaran dan pengalamab hidup. semakin byk perbedaan maka akan semakin berwarna hidup manusia.

***Kerja Sama dengan Orang Tua***

Lakukan wawancara kepada kedua orang tuamu. Tanyakan mengenai cerita rakyat yang ada di daerahmu. Tulislah ceritamu dalam buku tugas. Bacakan hasilnya di depan teman-temanmu.

Jawaban:

*Wawancara Cerita Timun Mas 

Nina : ma, cerita rakyat apa saja dari Jawa tengah?

Mama : Timun mas

Nina : coba ma, ceritakan timun mas

Mama : baiklah, mama akan ceritakan

Cerita timun mas mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang nenek tua dan anaknya,timun mas. Timun mas adalah anak yang ajaib, dia berasal dari dalam timun berwarna keemasan. Saat dewasa ada seorang raksasa yang akan memakan timun mas. Sebelum kejadian itu timun mas sudah dikabari oleh ibunya. Jadi dia diberi beberapa bibit tanaman, bibit ini dapat memberi kekuatan yang dahsyat. Saat kejadian timun mas berlari, dia melempar satu per satu bibit ajaib. Hingga akhirnya sang raksasa mati. Timun mas dan ibunya pun hidup damai.

Nina : makasih mama



Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 8 Kelas 4 Halaman 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Subtema 1 Daerah Tempat Tinggalku, https://pontianak.tribunnews.com/2021/02/21/kunci-jawaban-tema-8-kelas-4-halaman-22-23-24-25-26-27-28-29-30-subtema-1-daerah-tempat-tinggalku?page=all.
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari

Rekomendasi

Jawaban Tema 8 Kelas 4 Halaman 32 33 34 35 36 37 38 39

Yosua: Jika Mau Jadi Ketua Silahkan Buat Partai Jangan Ganggu Demokrat

Back to Top