Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

KUNCI JAWABAN Tema 2 Kelas 6 Halaman 8 9 10 11 12 13 14 15 16

KUNCI JAWABAN Tema 2 Kelas 6 Halaman 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Halaman 8

Ayo Mengamati

Amati gambar tentang masyarakat yang hidup rukun dalam perbedaan berikut!

Amati gambar tentang masyarakat yang hidup rukun dalam perbedaan berikut!
Amati gambar tentang masyarakat yang hidup rukun dalam perbedaan berikut! (Buku Terpadu Tematik SD)

>>> Halaman 9

Bacalah teks berikut!

Perbedaan yang Menguatkan

Kampung Cempaka adalah sebuah kampung transmigran. Warganya berasal dari berbagai daerah padat di Pulau Jawa. Hal itu menjadikan mereka berbeda suku maupun agama.

Di Kampung Cempaka, hiduplah lima orang sahabat. Ada Asnah yang berdarah Sunda, Utami dari Banyuwangi, Toni, seorang anak etnis Tionghoa yang sebelumnya tinggal di Semarang, Wande dari suku Tengger di Jawa Timur, dan Marta, anak seorang pendeta yang dahulu tinggal di Solo.

Di Kampung Cempaka, rumah mereka bersebelahan dan mereka pergi ke sekolah yang sama. Itu sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain.

Meskipun berbeda suku, kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian mereka. Bersama anak-anak lain di Kampung Cempaka, mereka setiap akhir minggu berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, selain berolahraga bersama, mereka juga kerap berkeliling ke rumah warga, membantu melakukan apa saja yang dibutuhkan warga.

Kadang-kadang mereka membantu warga lanjut usia, sekadar membereskan rumah atau menyiapkan makanan. Sesekali mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan.

Dari Toni, mereka belajar menari Barongsai. Lalu mereka ajarkan tarian itu kepada anak-anak sekampung. Sementara itu, setiap tiba saat panen, Wande dan keluarganya akan sibuk memimpin warga membuat Tumpeng Gede, yaitu nasi khas dari daerah Tengger yang dibuat untuk mensyukuri berkah Tuhan dalam wujud panen raya. Sikap toleransi yang ditunjukkan kelima sahabat itu memang sekadar berupa hal-hal kecil. Hal kecil dalam keseharian itulah yang mencerminkan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika di Kampung Cempaka yang kaya akan perbedaan. Mereka hidup damai berdampingan dan tulus saling menjaga.

Perbedaan tidak menghalangi persatuan. Dengan bersatu, kita dapat melakukan banyak hal. Setelah mengamati gambar dan membaca teks tentang hidup rukun dalam perbedaan, tulis hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut dalam bentuk pertanyaan!

>>> Halaman 10

Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama!

Tulis kesimpulan tentang persatuan melalui hidup rukun dalam perbedaan pada bagan berikut!

Rukun dalam Perbedaan

Apa perbedaan yang ada?

Jawaban:

– Hidup kita lebih tenang dan damai

– Hidup kita dalam bermasyarakat itu menjadi tentram.

– Saling tolong menolong terhadap masing-masing warga.

– Saling membela dalam hal kebenaran

– Tidak terdapat permusuhan & persaingan

Bagaimana menyikapinya?

Jawaban: Saling menghargai dan menghormati satu sama lain, seperti berteman dengan tidak membedakan suku.

Apa manfaat hidup rukun?

Jawaban :

Manfaat hidup rukun adalah : 

– Hidup akan terasa lebih tentram dan damai.

– Kehidupan menjadi kebih harmonis.

– Dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.

– Lebih memiliki banyak teman.

– Disenangi oleh orang lain.

– Menghindari perselisihan dan pertengkaran

Ceritakan pengalamanmu tentang hidup rukun di sekolah atau lingkungan tempat tinggalmu sebagai penerapan persatuan! Jelaskan tentang:

• Perbedaan yang ada,

• Kegiatan yang dilakukan teman/warga bersama-sama secara rukun,

• Sikapmu atau sikap keluargamu terhadap perbedaan yang ada, dan

• Manfaat yang kamu rasakan dari persatuan dalam perbedaan.

>>> Halaman 11

Jawaban:

1.Dilingkungn tempat tinggal ku memiliki banyak perbedaan baik agama hingga suku,.

Tetapi kami tetap berteman baik, tidak membeda-bedakan, bermain dan belajar tentang hal yang susah dipahami dan membantu jika salah satu dari kami kesulitan dalam belajar dan lainnya.

Kami juga saling menghormati perbedaan diantara kami dan tidak pernah membedak-bedakan serta merasa unggul satu sama lain.

2. Perbedaan yang ada adalah Suku, agama dan kebudayaan.

3. Setiap hari raya kami tetap saling membantu seperti hari raya idul fitri teman-temanku tetap membantuku untuk menghias halaman rumahku dan gang perumahan kami bergotong royong dan memeriahkannya bersama.

4. Jika kita saling menghormati dan menghargai perbedaan kita akan rukun dengan sesama dan kita tidak akan pernah merasa sendiri dan banyak orang yang akan membantu.

Sampaikan pendapatmu kepada teman kelompokmu!

Ayo Berkreasi

Semangat persatuan bangsa Indonesia tercermin pada seni budaya lokal, salah satunya adalah melalui tarian. Banyak tarian daerah Indonesia yang menyerukan persatuan.

Bacalah teks berikut dalam hati!

Lego-Lego, Tari Adat Alor Bermakna Persatuan

Lego-Lego, Tari Adat Alor Bermakna Persatuan
Lego-Lego, Tari Adat Alor Bermakna Persatuan (Buku Terpadu Tematik SD)

Tarian adat adalah salah satu kekayaan budaya yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Tarian adat kerap memiliki pesan dan makna yang luhur.

Salah satunya ada pada tari Lego-lego dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini ditujukan untuk mengajak masyarakatnya bersatu membangun kampung dan negeri.

Pada masing-masing kawasan di Kabupaten Alor terdapat gaya tari dan nyanyian yang berbeda-beda, namun formasinya tetap sama, yakni lingkaran.

Masing-masing nyayian dan pantun yang diungkapkan saat menari, memiliki arti serta harapan yang berbeda-beda. Beberapa literatur menyatakan bahwa tarian ini sempat menjadi tari perang. Sekarang tarian ini lebih sering digunakan untuk menyambut tamu.

>>> Halaman 12

Tamu disambut oleh masyarakat yang dituakan, lalu diajak menuju sebuah pohon besar yang rindang, dengan beberapa warga perempuan yang berpegangan tangan mengelilingi pohon. Tamu dipersilakan untuk ikut serta dalam tarian tersebut. Dengan gerakan kaki yang diatur sedemikian rupa, penari akan bergerak mengitari pohon. Pasa saat yang sama, sirih pinang dan minuman sopi ditawarkan.

Gerakan kaki dan nyayian di masing-masing daerah bisa saja berbeda, namun bentuk formasi lingkaran dan komponen tradisional lainnya tetap sama. Di dalam lingkaran, ada tiga lelaki yang memiliki tugas berbeda.

Ada pemukul gong yang nadanya akan digunakan untuk menghitung langkah penari, kemudian ada seorang lelaki yang bernyanyi sekaligus mengucapkan pantun, dan seorang lagi bertugas membagikan sirih pinang serta minuman sopi. Selain menjadi identitas setiap suku, tarian ini menjadi salah satu identitas pemersatu masyarakat Alor yang punya mimpi agar masyarakat dan pendatang terus bersatu membangun kampung serta negeri.

Diskusikan dengan teman kelompokmu bagaimana melakukan tari Lego[1]lego. Setiap tari tradisional terdiri atas penari yang melakukan tarian secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok.

Kegiatan menari lebih dari satu orang apalagi berkelompok dalam jumlah yang cukup besar membutuhkan kekompakan. Posisi dalam menari perlu diperhatikan oleh seorang penari. Pengaturan posisi ini disebut dengan pola lantai.

Seorang penari harus memperhatikan perpindahan, pergerakan, dan pergeseran posisi saat menari. Pola lantai adalah pola denah yang harus dikuasai oleh seorang penari dan berfungsi untuk membuat posisi dalam sebuah ruang gerak.

>>> Halaman 13

Perhatikan jenis pola lantai berikut!

Pola Lantai Vertikal (Lurus)

Pola Lantai Vertikal (Lurus)
Pola Lantai Vertikal (Lurus) (Buku Terpadu Tematik SD)

Tari klasik banyak menggunakan pola lantai vertikal. Penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini memberikan kesan sederhana, tetapi kuat.

Pola Lantai Diagonal

Pola Lantai Diagonal
Pola Lantai Diagonal (Buku Terpadu Tematik SD)

Penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri.

>>> Halaman 14

Pola Lantai Garis Melengkung

Pola Lantai Garis Melengkung
Pola Lantai Garis Melengkung (Buku Terpadu Tematik SD)

Penari membentuk garis lingkaran. Tari rakyat dan tari tradisional banyak menggunakan pola ini. Pola lantai ini memberi kesan lemah dan lembut. Tari Ma’badong, Toraja, Sulawesi Selatan Tari Randai, Sumatra Barat

Temukan berbagai tari daerahmu! Sebutkan pola lantai tariannya!

Jawaban:

Bentuk pola lantai tari Tandak Sambas adalah garis lurus

Praktikkan pola lantai satu tarian bersama kelompokmu dan tuliskan langkah-langkahnya!

Jawaban:

Untuk membuat pola lantai yang perlu diperhatikan adalah:
1. Banyak penari
2. Jenis tarian
3. Bentuk dan luas panggung
4. Pengamatan oleh penonton (usahakan penonton dapat melihat keseluruhan penampilan tarian)

Kamu bisa menambah menggambar pola lantai tersebut.

Diskusikan pola lantai tarian tersebut dengan teman kelasmu!

Kamu baru saja mencoba pola lantai dalam menari. Kerja sama yang baik harus dimiliki oleh seorang penari agar menghasilkan tarian yang indah.

Perbedaan yang dimiliki oleh para penari tidak boleh menghalangi semangat persatuan dalam menghasilkan tarian yang indah.

>>> Halaman 15

1. Didit adalah adik Siti. Ia baru saja membeli kue. Namun, ia sangat kecewa karena ukuran kue yang dibelinya tidak sesuai harapannya. Didit menunjukkan kuenya kepada kakaknya.

Ukuran kue Didit yang dibelinya adalah 1/4 . Ia heran mengapa besaran kuenya lebih kecil dari ukuran kue yang 1/ 2 . Siti dan teman-temannya membantu Didit menemukan jawabannya.

Tahukah kamu apa yang terjadi? Kamu pun bisa membantu Didit. Kamu bisa menggunakan gambar untuk melengkapi jawabanmu. Sampaikan jawabanmu kepada teman kelompokmu! Apakah ada jawaban yang berbeda dengan jawabanmu?

Untuk menjawab keheranan Didit, kita perlu menggunakan urut-urutan gambar.

Untuk menjawab keheranan Didit, kita perlu menggunakan urut-urutan gambar.
Untuk menjawab keheranan Didit, kita perlu menggunakan urut-urutan gambar. (arif.rahmawan.web.id)

Jadi kita bisa melihat pada gambar di atas, bagian kue Siti lebih besar daripada kue Didit.

2. Didit ingin mengurutkan beberapa bilangan pecahan berikut ini. 2 ¼  , 9/4, 6/4, 3 ¼, 11/4, 1 2/4. Bantulah Didit untuk mengurutkan bilangan pecahan tersebut. Buktikanlah dengan menggunakan gambar. Diskusikanlah hasilnya dengan teman di sebelahmu!

Didit ingin mengurutkan beberapa bilangan pecahan berikut ini
Didit ingin mengurutkan beberapa bilangan pecahan berikut ini (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Jadi urutan dari kecil ke besar adalah:

6/4, 6/4, 9/4, 9/4, 11/4, 13/4 atau

1 2/4 , 6/4, 2 ¼, 9/4, 11/4, 3 ¼.

3. Siti, Udin, Dayu, Beni, Edo dan Lani memiliki latar belakang yang berbeda. Namun, mereka tidak mempermasalahkan latar belakang tersebut. Mereka dengan senang hati membantu Didit, adik Siti untuk belajar pecahan.

>>> Halaman 16

Ayo Renungkan

• Bagaimana sikapmu selama mengerjakan tugas?

• Apakah kamu dapat berdiskusi dengan temanmu?

• Apakah kamu bersedia menerima saran mereka?

• Apakah masih ada materi yang membingungkanmu?



Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 2 Kelas 6 Halaman 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan, https://pontianak.tribunnews.com/2021/08/01/kunci-jawaban-tema-2-kelas-6-halaman-8-9-10-11-12-13-14-15-16-subtema-1-rukun-dalam-perbedaan?page=all.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari

Rekomendasi

KUNCI JAWABAN Tema 2 Kelas 6 Halaman 17 18 19 20

KUNCI JAWABAN Tema 2 Kelas 6 Halaman 1 2 3 4 5 6 7

Back to Top