Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Jejak Kepala BPPBJ DKI: Dirotasi Djarot, Diangkat Anies, Kini Dinonaktifkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membebastugaskan sementara Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, Blessmiyanda. Blessmiyanda kini diperiksa inspektorat. Bagaimana kiprahnya di Pemprov DKI?

Blessmiyanda pernah dirotasi pada 2017 kala Djarot Saiful Hidayat menjabat Gubernur DKI. Ketika itu, Djarot merotasi Blessmiyanda karena dinilai kurang cepat bekerja.

“Nggak apa-apa, penyegaran, kurang cepet aja dia (Blessmiyanda),” ujar Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Bless ketika itu menilai perombakan SKPD perlu dilakukan untuk penyegaran di tubuh Pemprov. Ketika disinggung karena kinerjanya lamban, Blessmiyanda hanya tertawa.

“Kalau saya ngomongnya data. Jadi, kalau saya bilangnya itu lebih kepada penyegaran karena saya sudah dua tahun. Tapi kalau masalah lambat atau cepat, dari Rp 10,6 triliun yang mau dilelang, kita udah kurang lebih Rp 9,38 atau Rp 9,4 triliun yang kita sudah lelang,” jelasnya.

“Kurang-lebih sudah 90 persen kita lelang. Sekarang bulan Juli, udah 90 persen, kira-kira lambat apa cepat?” ujarnya lagi.

Gegara dinilai lamban, Blessmiyanda dirotasi dari posisi Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa. Blessmiyanda lalu menjadi Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup.

Setahun kemudian, ketika DKI-1 dijabat Anies Baswedan, rotasi pejabat di lingkungan Pemprov kembali dilakukan. Ketika itu Anies merotasi 16 pejabat DKI. Sebelas orang dari eselon 2 dan 5 dari eselon 3.

Blessmiyanda masuk daftar yang dirotasi oleh Anies. Di era Anies, Blessmiyanda kembali menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa.

Kini, Blessmiyanda dinonaktifkan Anies. Blessmiyanda membenarkan pembebastugasan sementaranya itu. Kini Blessmiyanda menjalani pemeriksaan di inspektorat DKI.

“Iya (Dibebastugaskan),” kata Bless kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

(idn/imk/DETIK.COM)

Rekomendasi

Simak Perjalanan Utang dari Zaman SBY hingga Jokowi

Pengacara AHY dkk soal Jhoni Allen Minta Rp 55,8 M: Tak Masuk Logika!

Back to Top