Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Hukum Merayakan Tahun Baru Imlek bagi Umat Muslim, Bolehkah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek?

Hukum Merayakan Tahun Baru Imlek bagi Umat Muslim, Bolehkah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek?

Sebentar lagi Perayaan Tahun Baru Imlek 2021 segera tiba. Imlek 2572 jatuh pada Jumat 12 Ferbruari 2021.

Ustazd Abdul Somad atau UAS mengungkapkan hukum merayakan tahun baru Imlek.

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa.

Perayaan tahun baru imlek dimulai pada hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15 (pada saat bulan purnama).

Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chuxi yang berarti “malam pergantian tahun”.

Nah bagi umat muslim, bolehkah ikut merayakan Tahun Baru Imlek?

Ustazd Abdul Somad pernah menjelaskan hal tersebut beberapa waktu yang dikutip dari artikel Tribunpontianak.co.id dengan judul “Hukum Merayakan Tahun Baru Imlek Bagi Umat Muslim menurut Ustadz Abdul Somad (UAS)”

“Kalau sekedar datang bersilaturahim tidak apa-apa.

Dalilnya datang asma menjumpai nabi, emak saya non-muslim tapi tak seagama.

Dia datang mau menyambung silaturahim boleh.

Tapi kalau ritualnya, ritual agamanya tak boleh

Lewati hari ritual beberapa hari, bilang aku belum bisa datang karena kesibukan.

Habis itu silakan datang,” jelas UAS.

Tradisi Imlek di Indonesia

Sebentar lagi Tahun Baru Imlek akan segera di rayakan

Beberapa tradisi bagi yang merayakan imlek dapat dilakukan bersama keluarga dan sanak saudara.

Berikut rangkum dari beberapa sumber terkait tradisi yang dilakukan untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

1. Membersihkan rumah

Pembersihan rumah biasanya akan dilakukan beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek.

Dengan membersihkan rumah dianggap dapat mengeluarkan hal buruk selama setahun sebelumnya.

Saat itu rumah-rumah dibersihkan dari atas ke bawah, mulai dari pintu dan jendela diberi lapisan cat baru, biasanya berwarna merah.

Mereka tidak diperbolehkan membersihkan rumah saat hari pertama Tahun Baru Imlek, karena menurut kepercayaan akan mengusir keberuntungan yang ada.

• KARTU Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2021 Tersedia Dalam 4 Bahasa Berisi Kata-kata Bijak Imlek

2. Identik dengan warna merah

Tahun Baru Imlek akan identik dengan warna merah.

Warna merah adalah warna yang panas, unsur api yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan.

Kepercayaan masyarakat Tionghoa menganggap bahwa warna merah akan membawa keberuntungan.

Warna merah juga merupakan unsur ‘yang’.

Dengan identik warna merah saat perayaan Tahun Baru Imlek diharapkan segala kegelapan dan kesedihan akan sirna dan digantikan dengan kabahagiaan.

3. Angpao

Tradisi lain untuk meyarakan Tahun Baru Imlek adalah angpao.

Angpao dalam bahasa Mandarin disebut hongbao yang memiliki makna amplop merah.

Cikal bakal dari tradisi angpau ini dipercaya ketika masa Dinasti Qin berkuasa pada 221 sampai 226 SM.

Tradisi pemberian angpau, biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah terhadap yang belum menikah serta kepada orang tua mereka.

Isi angpao jumlahnya tidak ditentukan, namun biasanya selalu angka genap, karena jika angka ganjil akan identik dengan pemakaman.

4. Makanan

Kue keranjang dan jeruk merupakan ciri khas saat perayaan Imlek.

Mereka juga akan menyajikan makanan di ata nampan berbentuk segi 6 atau segi 8 dengan isian yang beragam.

Namun beberapa dari mereka juga menyediakan makanan keberuntungan.

Makanan keberuntungan misalnya mie yang sengaja tidak dipotong untuk melambangkan umur panjang, kue bola berbentuk uang Tiongkok zaman dulu yang melambangkan kekayaan.

Saat Imlek, mereka tidak disarankan untuk memakan bubur, karena bagi warga Tionghoa bubur melambangkan kemiskinan.

5. Hujan

Perayaan Imlek biasanya akan identik dengan turunnya hujan.

Setiap perayaan Imlek terjadi pada saat musim hujan dan tak sedikit masyarakat Tionghoa meyakini akan ada keberuntungan yang jatuh ke bumi berbarengan dengan turunnya hujan tersebut.

6. Tidak boleh membalik ikan saat menyantapnya

Merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga dengan menyantap makanan yang lezat akan sangat menyenangkan, apa lagi dengan menu ikan.

Menu ikan yang biasa disantap adalah ikan bandeng.

Ketika sedang menyantap ikan, kita tidak boleh membalik ikan untuk mengambil daging ikan pada sisi satunya.

Serta kita juga harus menyisakan ikan tersebut agar bisa dinikmati besok.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa kebiasaan ini merupakan lambang dari nilai surplus untuk tahun yang akan datang.



Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Hukum Merayakan Tahun Baru Imlek bagi Umat Muslim, Bolehkah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek?, https://pontianak.tribunnews.com/2021/02/11/hukum-merayakan-tahun-baru-imlek-bagi-umat-muslim-bolehkah-mengucapkan-selamat-tahun-baru-imlek?page=all.
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham

Rekomendasi

Program Kartu Prakerja Gelombang 12 Berlanjut 2021, Pendaftar Tahun 2020 Bagaimana

Tanggal Berapa 1 Ramadhan 1442 H Tahun Ini, Tanggal Berapa Idul Fitri?

Back to Top