Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Harapan Publik Anies-Luhut Mesra Tuntaskan Problem Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku kerap berdiskusi dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait persoalan Ibu Kota dan pemerintah pusat. Partai Gerindra DKI Jakarta menyebu masyarakat berharap Anis dan Luhut mesra dalam menyelesaikan masalah di Jakarta.

“Ini langkah nyata membangun sinergi kedua belah pihak. Tentu ini pertanda baik dan harapan publik kedua belah pihak ‘mesra’ menuntaskan problem Kota Jakarta,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Syarif kepada wartawan, Kamis (11/3/2021).

Permasalahan Ibu Kota yang disampaikan Anies kepada Luhut menurut Syarif adalah masalah lama. Perlu koordinasi pemerintah pusat dan DKI Jakarta untuk menyelesaikan masalah lama itu.

“Tiga masalah yang didiskusikan bersama Menko Pak Luhut itu kan masalah yang sudah klasik dan menahun, karena problem kewenangan pusat dan daerah. Perlu sinkronisasi dan koordinasi,” ujarnya.

Syarif pun sepakat dengan Anies diskusi dengan Luhut tak perlu digembar-gemborkan di masyarakat. Gerindra, sebut dia, menghormati cara Anies.

“Publish itu penting, tapi kalau keseringan juga kan tidak baik. Saya pikir cukup beralasan Pak Anies bilang, nanti jika koordinasinya sudah matang akan di-publish. Kadang agak susah menempatkan isu pusat daerah seperti ini sejak dari awal, karena akan mengganggu konsentrasi perencanaan. Bayangkan saja, wacana terlalu banyak namun eksekusinya belum terlihat. Kita hormati ‘cara’ Pak Anies berkomunikasi seperti ini,” imbuhnya.

Anies Baswedan dan Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya bertemu kemarin lusa. Kata Anies, pertemuan itu membahas permasalahan di Ibu Kota yang disebabkan aturan pemerintah pusat.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan juga ‘Luhut Ungkap Sisi Positif COVID-19 yang Melanda Indonesia’:

Anies Baswedan mengatakan mereka bertemu di kantor Menko Luhut Binsar Pandjaitan pada Rabu (10/3). Itu merupakan pertemuan lanjutan setelah keduanya rapat lewat video conference pada Selasa (9/3).

“Jadi kemarin bertemu dengan Pak Luhut itu sebetulnya follow up pertemuan. Pertemuan pertamanya hari Selasa lewat vicon. Lalu di vicon itu saya bilang, ‘Saya datang saja Pak ke kantor’. Jadi saya memberikan kepada Pak Luhut daftar masalah-masalah yang ada di pemerintah pusat,” ujar Anies saat ditemui detikcom di Kebon Sirih, Menteng, Jakpus, Kamis (11/3).

Anies mengatakan ada sejumlah masalah di Jakarta yang penyelesaiannya terbentur aturan dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, dia berdiskusi dengan pemerintah pusat.

“Jadi banyak kewenangan-kewenangan pusat yang punya dampak pada Jakarta. Nah, kalau kewenangannya itu ada di DKI, saya bisa melakukan perubahan aturan. Tapi karena aturan-aturan itu ada di pemerintah pusat, maka harus bicara ke pemerintah pusat,” ucap Anies. (rfs/zak/ detik.com)

Rekomendasi

Anies; Bahas Penambahan Waduk untuk Atasi Banjir Jakarta

Bapak juga digadang-gadang menjadi Ketum Demokrat. Datang, ‘Wah menarik juga, gimana prosesnya?’ ‘Begini Pak nanti kita bikin KLB’, ‘KLB terus gimana?’

Back to Top