Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Etika Bisnis Dan Pilar Ekonomi Islam

Ketika etika mulai tergerus hingga menjadi sangat penting untuk di ajarkan di sekolah-sekolah, mulai dari kelas dasar sampai di tingkat tinggi. Etika dalam hal apa saja. Padahal etika menjadi sangat penting dimiliki oleh semua orang termasuk pelaku- pelaku bisnis.

Etika bisnis adalah merupakan cara membawa diri untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. ( Wikipedia ).

Penting sekali bisnis yang beretika, misalnya saja kita tidak sopan tanya resep kepada sesama pedagang, kita akan dianggap tidak ber-etika ketika tanya tempat kulak barang nya. Dan etika-etika yang lain yang wajib kita miliki.

Etika bisnis berkaitan erat dengan problem ekonomi. Apalagi salah satu problem ekonomi, baik di zaman dahulu bahkan juga di era modern saat ini adalah adanya hubungan erat antara bisnis dan etika. Masalah etika bisnis dalam dunia ekonomi tidak begitu mendapat tempat mereka menganggap bisnis itu berdiri sendiri dan etika berdiri sendiri.

Tidak aneh bila masih banyak pelaku bisnis modern yang menggunakan cara pandang ekonom klasik yaitu Adam Smith. Mereka berkeyakinan bahwa sebuah bisnis tidak mempunyai tanggung jawab sosial dan bisnis terlepas dari “etika”, yang penting dapat untung sebanyak-banyaknya dan selesai. Jelas ini kapitalis murni.

Etika bisnis dalam islam tidak terlepas dari “niat” bisnis karena ridho allah, menjaga etika dan akhlaq yang baik, berbisnis dengan cara halal dan tentu saja salah satunya dengan menjauhi riba. Dan lain sebagainya yang sesuai tuntunan dalam al Quran dan hadist.

Ketika etika bisnis kuat dan sesuai syariat maka akan berdampak yang baik pula terhadap orang lain. Orang lain akan merasa nyaman. Etika dalam bisnis adalah hal penting karena sangat menentukan maju atau mundurnya perusahaan. Apabila etika bisnis terjaga maka akan tercipta perdagangan yang jujur dan adil serta persaingan bisnis dan pasar yang baik dan sempurna. Etika bisnis sangat penting untuk diterapkan dalam bisnis supaya manusia terjaga dalam kefitrahannya dan jauh dari celaan. Selain itu juga ia berpengaruh terhadap keabsahan transaksi bisnis. Keabsahan dalam pandangan hukum islam tentunya.

Etika adalah fitrah dan naluri manusia, jika manusia tidak beretika atau berahklak maka apa bedanya dengan hewan?. Padahal kitalah makhluk yang sempurna.  Etika atau akhlak bisnis merupakan salah satu tujuan syariah, yaitu menjaga agama. Para ulama mengatakan bahwa ajaran Agama Islam terbagi dalam beberapa bagian, aqidah, ibadah, muamalah dan akhlak.

Mencari dan mendapatkan profit yang sebesar-sebesarnya tidak dilarang, namun bukanlah segala-segalanya, bukan tujuan utama dalam bisnis yang perlu di ingat adalah tuuan bisnis adalah hanya kepada alllah. Oleh karena itu dalam berbisnis harus memperhatikan etika, norma, akhlak dan aturan agama. Menjaga agama adalah tujuan utama dan pertama, sedangkan menjaga harta adalah hal terakhir.

Lebih lanut dari etika bisnis adalah menjadi pilar ekonomi. Pilar ekonomi islam adalah dengan berbisnis atau berdagang. Berbisnis atau berdagang merupakan salah satu kegiatan ekonomi. Dalam Islam, berbisnis atau berdagang adalah salah satu urusan duniawi yang disyariatkan oleh Islam sebagaimana yang termaktub dalam QS. Al Baqarah ayat 275 dan QS. An Nisa:29.

 Ketika pilar ekonomi islam kuat maka agama islam akan kembali berjaya di muka bumi ini. Perekonomian akan lancar karena yang dipakai dalam transaksinya semata-mata hanya demi ridho allah dan bukan berdasarkan kapitalis yang akan menguntungkan sebelah pihak saja sedangkan dalam islam, ekonomi itu tumbuh bersama.

Rekomendasi

TRIK CARA MELIHAT PASWORD / SANDI WIFI TETANGGA DENGAN MUDAH MENGGUNAKAN PONSEL

Resep Tahu Bakso Ayam Rumahan

Back to Top