Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Dianggap Tak Tepat Sasaran, Kartu Prakerja Diminta Setop 2021

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai tak semua program bantuan sosial (bansos) perlu dilanjutkan sampai tahun 2021 mendatang. Beberapa di antaranya tak perlu lagi dilanjutkan sebab dianggap kurang efektif. Salah satunya Program Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana melanjutkan program bansos sembako ini. Bahkan kepesertaan mau diperbanyak dari semula 15,2 juta KPM menjadi 18,5 juta KPM.

Adapun besaran nominal BPNT juga diperbesar, dari Rp 150 ribu per KPM per bulan, menjadi Rp 200 ribu per KPM per bulan. Anggaran BPNT tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp 44,7 triliun.

Menurut Bhima, ada baiknya program satu ini dirubah saja jadi bantuan tunai.

“Bantuan berbentuk sembako sebaiknya dirubah menjadi bantuan tunai karena pengawasan lebih mudah,” ujar Bhima kepada detikcom, Sabtu (12/12/2020).

Program lainnya yang tak perlu dilanjut adalah Kartu Prakerja.

“Belanja lain yang sebaiknya disetop adalah Kartu Prakerja karena masuk pemborosan anggaran, tidak tepat sasaran, outputnya pun tidak berdampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi,” sambungnya.

SUMBER; DETIK

Rekomendasi

The following sentences are based on the paragraph above. Identify what the italicized word refers to. – Officially, the tower itself is called Elizabeth Tower. It was previously known as just the Clock Tower, but was renamed in September 2012 as a tribute to the Diamond Jubilee of Queen Elizabeth II. – The clock was designed by Edmund Beckett Denison. It took 13 years to build. – Big Ben is one of England’s best-known landmarks. Some believe it got its name from Sir Benjamin Hal

Bansos 2021 Diharapkan Tak Cuma Sentuh Orang Miskin

Back to Top