Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in , , ,

CARA TRADER PEMULA MENJADI TRADER SAHAM PROFESIONAL

Berbicara mengenai trading pasti akan di temukan Isu tentang adanya seseorang pemain atau organisasi atau disebut “Bandar” yang menggerakkan bursa saham indonesia (IHSG) membuat terlalu banyak spekulasi agar melacak jejak sang bandar, dengan dalih mendapat profit super dan menjadi sebuah permainan yang dikuasai oleh beberapa pemain atau organisasi.

Namun faktanya yang berada di lapangan, tidak ada satupun orang yang bisa melacak jejak sang bandar, tanpa terkecuali siapa pun itu karena bermain cantik nan rapi meraka itu. Jikalau memang ada yang berhasil menelusuri jejaknya maka para master saham tersebut pasti sudah menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Tapi hingga kini belum ada kabar  yang memberitakan master asal indonesia masuk daftar 100 orang terkaya di dunia. Semua sama atau rata-rata dan tidak ada yang menonjol.

Oleh karena itu jangan sekali-kali atau sekedar mencoba para trader berniat hati untuk  melacak jejak sang bandar dengan pertanyaan:

Di securitas mana bandar berada ? Apakah di MS, CS, BK, ML, ZP, DB, dan lain-lain?

Saham apa yang akan diangkat bandar hari ini atau esok hari? Saham Blue Chip atau Eks Blue Chip?

Pertanyaan tersebut tidak akan bisa ditemukan jawabannya karena bandar bukanlah seorang atau sekumpulan orang bodoh. Mereka punya intelligence diatas rata-rata dan berkapitalisasi super jumbo. Itulah sebabnya mereka mampu menggerakkan bursa saham. Mereka bersama-sama sehingga terlihat rapi

Dari Trader Pemula Menjadi Trader Profesional

Kekayaan memang bisa datang dari mana saja namun jika mau sukses dan kaya sebagai trader, alangkah lebih dan bijak untuk belajar dari para trader profesional yang telah berhasil membangun kekayaan dari sedikit demi sedikit. Trader profesional memiliki pengalaman dan jam terbang yang mumpuni juga yang matang dalam hal trading (jual-beli saham) di bursa efek. Dimana pengalaman pahit merugi sudah terlalu sering dialami, namun mereka terus belajar dan kembali bangkit dari pengalaman tersebut. Juga bukan waktu yang sebentar apalagi instan.

Meningkatkan sklill diri dari seorang pemula menjadi profesional juga sangat harus di dukung dengan terus elajar dan mempelajari hal-hal yang baru dengan cepat. Jika bisa mengusai ilmu-ilmu nya para profesional maka akan mudah untuk meniru, sebagai trader pemula tidak ada salahnya menggunakan jurus ATM (amati tiru modivikasi ).

Salah sara kerja profesional trade tidak pernah sekalipun melacak keberadaan jejak sang bandar seperti yang diisu-isukan media. Mereka selalu beranggapan bahwa sang bandar tidaklah seorang atau sekumpulan orang bodoh sehingga menelusurinya hanya membuang-buang waktu dan tidak berguna. Yang terpenting adalah fokus. Para profesional trade memiliki gaya trading tersendiri dan berbeda-beda antara satu dengan lainnya, mereka berciri khas. Salah satu gaya trading yang mereka jalankan adalah seperti langkah-langkah dibawah ini:

1. Proses Pemilihan dan Seleksi Saham

Analisa yang digunakan ketika memilih saham, sama dengan trader lain yaitu analisa teknikal:“psikologi trading”. Bedanya, trader profesional berwatak sederhana dan tidak mau rumit sehingga indikator yang digunakan tidak banyak sedangkan trader biasa menggunakan banyak indikator yang berbelit-belit.

Seleksi saham dilakukan setiap akhir periode (Month dan Week). Artinya, dari ratusan jumlah saham yang terdaftar hanya beberapa saja yang akan dimonitor selama periode berikutnya berjalan sehingga memudahkan trader dalam memonitor saham. Kemudian eksekusi pembelian dilakukan berdasarkan periode Day.

2. Memantau Kondisi Pasar  

Ini penting sekali untuk tau kondisi lapangan. Chart IHSG merupakan tolak ukur para trader profesional mengetahui kondisi pasar yang sedang terjadi. Apabila IHSG sedang

“Bullish” adalah waktu yang tepat untuk melakukan transaksi “buy” karena pada kondisi ini hampir semua saham akan didongkrak naik

“Side Way”, masih bisa bertransaksi “buy” karena sebagian saham akan mempertahankan posisi harga sahamnya.

“Bearish”, tidak melakukan transaksi sama sekali karena biasanya pada kondisi ini hampir semua saham akan dijatuhkan.

3. Respon terhadap Right isu

Right isu sering dijadikan kambing hitam dan pemicu bergeraknya harga saham tertentu dengan cepat. Apabila right isu positif, besar kemungkinan saham tersebut akan diangkat. Demikian juga sebaliknya. Right isu yang sering muncul seperti:

Laporan laba rugi perusahaan

Jadwal Pembagian deviden perusahaan

Kondisi utang perusahaan

Prestasi atau wanprestasi perusahaan

Dll

4. Managemen keuangan

Memahami managemen keuangan juga penting sekali.

A. Saldo dibagi ke beberapa jenis saham. Biasanya dua sampai tiga jenis saham saja.

B. Maksimalisasi Profit

Memanfaatkan “full margin” ketika kondisi pasar sedang “bullish”

Penggunaan “sebagian margin” ketika kondisi pasar sedang “side way”.

Tidak menggunakan margin” dan tidak bertransaksi ketika kondisi pasar sedang “bearish”.

5. Emotional Intelligence

Penyebab utama kerugian yang dialami para trader, khususnya pemula adalah tidak bisa mengendalikan emosi dari rasa takut berlebih. Dimana kasus yang sering terjadi adalah: ketika saham yang dikoleksi trader belum menunjukkan pergerakan keatas, lalu tiba-tiba kondisi pasar memburuk sehingga mengakibatkan saham bergerak turun kebawah.

Rasa takutpun menghantui apabila saham akan jatuh lebih dalam, hal ini akhirnya menimbulkan “Panic Sell”. Alhasil, dengan perasaan terpaksa saham tersebut dijual dalam keadaan merugi. Padahal jika dipantau keesokan hari, lusa, atau mungkin minggu depan, harga saham yang telah dijual tadi kembali bergerak naik ke posisi semula, kemudian melanjutkan pergerakannya naik menuju target.

Menyikapinya, trader profesional sudah terbiasa menghadapi kondisi pasar yang tiba~tiba memburuk. Tindakan yang dilakukan bukanlah “Panic Sell”  melainkan “Slow Condition” jika hal ini benar~benar terjadi sebab trader profesional sudah memahami kebiasaan chart atau yang disebut “psikologi trade”. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan agar tidak rugi adalah menunggu hingga harga saham kembali ke posisi semula dan melanjutkan pergerakannya menuju target. Hal ini hanya berlaku selama saham yang dikoleksi dalam kondisi “Up Trend”.

Demikain itu sedikit artikel yang dapat kami ulas, nantikan artikel-artikel kami selanjutnya

Rekomendasi

Kicaw Giveaway: ? Bagi-bagi Uang Tunai Ratusan Ribu Rupiah?

Bintang Emon Diserang Buzzer Setelah Komentari Kasus Novel, Pandji Pragiwaksono Angkat Bicara

Back to Top