Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Bunyi tiruan (onomatope) suara hewan berbeda di setiap negara. Tiruan suara anjing di Indonesia gonggongannya berbunyi “guk guk ‘di Jepang” wang wang’, dan juga di Korea “mang mang.” Menurut Anda apa penyebab perbedaan bunyi onomatope tersebut

pertanyaan:

Bunyi tiruan (onomatope) suara hewan berbeda di setiap negara. Tiruan suara anjing di Indonesia gonggongannya berbunyi “guk guk ‘di Jepang” wang wang’, dan juga di Korea “mang mang.” Menurut Anda apa penyebab perbedaan bunyi onomatope tersebut

jawaban:

Bahasa merupakan lambang bunyi yang digunakan manusia dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia lainnya. Dalam bahasa percakapan sehari-hari dikenal istilah “Onomatope” yang digunakan sebagai cara mengekspresikan sesuatu yang berasal dari suara baik dari suatu benda atau hewan. Beberapa contoh onomatope antara lain:

  • suara bebek dalam bahasa Indonesia berbunyi kwek kwek, bahasa Inggris berbunyi quack quack, dan dalam bahasa Jepang berbunyi ga ga.
  • suara senapan dalam bahasa Indonesia berbunyi dor dor, bahasa Inggris berbunyi bang bang, dan dalam bahasa Belanda berbunyi dur dur.

Hal ini disebabkan karena perbedaan bahasa yang berpengaruh pada sistem bunyi dari bahasa tersebut. Contohnya dalam bahasa Indonesia huruf k berbunyi “ka” sedangkan dalam bahasa Inggris huruf k berbunyi “kei”, huruf berbunyi “a” sedangkan dalam bahasa Inggris huruf a berbunyi “ei”. Perbedaan bunyi, bahasa, dan aksen yang kemudian menyebabkan perbedaan onomatope antara satu negara dengan negara lain berbeda.

sumber: brainly.co.id

Rekomendasi

Utarakan sikap Anda tentang penggunaan bahasa Indonesia di media sosial seperti Twitter , Facebook , dan Instagram yang keluar dari kaidah bahasa Indonesia seperti penggunaan angka, tanda baca, bahasa alay, dan yang menyinggung SARA.

Perbedaan antara berbicara formal dan non-formal

Back to Top