Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

ASURANSI SYARIAH DAN ASURANSI KONVENSIONAL

ASURANSI SYARIAH DAN ASURANSI KONVENSIONAL – Jika membaca judul di atas yang langsung terlintas adalah perbedaan dari kedua jenis asuransi tersebut perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional. Memang ada beberapa perbedaan yang Harus kita Ketahui. Mari kita ulas satu persatu.

BACA JUGA: Mengenal Asuransi Syariah

Dalam beberapa tahun ini, produk Syariah sangat populer diminati masyarakat. Pasalnya, produk tersebut sudah mendapatkan sertifikat halal dan sesuai syariat Islam. Seperti yang terjadi pada sektor keuangan dengan Asuransi Syariah.

Karena memang pada dasarnya manusia selalu ingin berbuat makin baik, dengan menggunakan salah satu asuransi syariah dengan harapan dapat menerapkan perilaku yang sesuai tuntunan syariah islam.

Karena memang pada dasarnya asuransi Syariah merupakan asuransi yang memiliki prinsip sesuai syariat Islam, yaitu tolong menolong antar peserta. Prinsip tersebut meminta seluruh peserta asuransi untuk berkontribusi ke Dana Tabarru. Jika risiko terjadi kepada salah satu nasabah, maka Dana Tabarru yang berfungsi sebagai dana perlindungan akan turun tangan. Konsep ini disebut dengan risk sharing.

Atau mungkin lembaga keuangan tersebut menggunakan istilah lain namun pada intinya dan pada prinsipnya sama saja. ASURANSI SYARIAH DAN ASURANSI KONVENSIONAL.

Tentu saja tak hanya prinsip, ada beberapa sistem yang membedakan antara Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional. Hal ini berkaitan dengan sistem yang digunakan. Namun yang pasti, kehadiran Asuransi Syariah melengkapi kebutuhan masyarakat tentang produk halal. Terlebih kinerja Asuransi Syariah diawasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Sehingga nasabah dapat merasa aman.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Berikut ini perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional:

Pada asuransi syariah:

  • Kontrak atau perjanjian Asuransi Syariah menggunakan Akad Hibah (tabarru’) yang dilakukan sesuai syariat Islam dan halal.
  • Kepemilikan dana Asuransi Syariah adalah dana bersama milik semua Peserta asuransi. Jika ada Peserta membutuhkan bantuan, Peserta lain termasuk Anda akan membantu melalui dana kontribusi. Hal ini disebut dengan prinsip sharing of risk.
  • Investasi berbentuk Tabarru’ dilakukan sesuai syariat Islam, sehingga investasi akan mengambil instrumen yang halal.

BACA JUGA: Asuransi Syariah di Indonesia

  • Surplus underwriting. Ini adalah dana yang akan diberikan kepada peserta bila terdapat kelebihan dari rekening Tabarru’ termasuk jila ada pendapatan lain setelah dikurangi pembayaran santunan/klaim dan hutang kepada perusahaan (jika ada).
  • Proses klaim. Asuransi Syariah memungkinkan seluruh keluarga inti menggunakan satu polis. Di samping itu, kontribusi tabarru lebih ringan dibanding pembayaran premi, seluruh keluarga akan mendapatkan perlindungan rawat inap di rumah sakit.
  • Zakat adalah salah satu Rukun Islam yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Sehingga Asuransi Syariah mewajibkan peserta membayar zakat. Jumlahnya ditentukan berdasarkan keuntungan perusahaan.

Pada asuransi konvensional:

  • Kontrak atau perjanjian Asuransi Konvensional dilakukan seperti transaksi pada umumnya. Nasabah menyepakati kontrak (premi, rentang waktu, dan lainnya) yang diajukan oleh perusahaan asuransi.
  • Kepemilikan dana Asuransi Konvensional akan mengelola dan menentukan dana perlindungan Nasabah, yang berasal dari pembayaran premi per bulan.
  • Investasi pada Asuransi Konvensional bebas memilih instrumen investasi, tanpa melihat halal atau non-halal.
  • Jika pada asuransi syariah ada Surplus underwriting. Hal ini tidak berlaku pada Asuransi Konvensional, karena semua keuntungan dimiliki oleh pihak perusahaan asuransi.
  • Proses klaim Asuransi Konvensional hanya memperbolehkan satu orang memegang satu Polis.
  • Jika di asuransi syariah ada zakat Hal ini tidak berlaku pada Asuransi Konvensional.

Demikian tadi secara dasar atau prinsip tentang dua asuransi syariah dan konvensional. Meski ada perbedaan antara Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional, peran asuransi masih sama, yaitu memberikan perlindungan bagi peserta. – ASURANSI SYARIAH DAN ASURANSI KONVENSIONAL –

Demikian semoga bermanfaat.

Rekomendasi

MENGENAL ASURANSI SYARIAH

ASURANSI SYARIAH DI INDONESIA

Back to Top