Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Apakah perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal ?

Apakah perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal ?
Apakah perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal ?

HEART.ID – Apakah perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal ?

PERTANYAAN:

Apakah perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal ?

JAWABAN:

Perbedaan perkecambahan epigeal dan hipogeal adalah letak kotiledon saat berkecambah. Epigeal ditandai dengan munculnya kotiledon ke permukaan tanah. Adapu hipogeal ditandai dengan kotiledon tetap berada di bawah permukaan tanah.

Pembahasan

Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan proses perkecambahan biji.  

Proses perkecambahan secara singkat yaitu imbibisi – enzim amilase aktif – enzim memecah nutrisi endosperma – biji berkecambah.  

Mekanisme atau proses perkecambahan biji yaitu:  

  1. Perkecambahan diawali dengan masuknya air ke dalam biji melalui proses imbibisi.  
  2. Setelah biji menyerap air, ukuran biji akan mengembang dan membesar menyebabkan kulit biji kadang menjadi pecah.
  3. Air yang masuk akan memacu embrio dalam biji melepaskan hormon giberelin pada embrio.  
  4. Hormon ini mendorong pelepasan enzim amilase di lapisan aleuron yang berfungsi menghidrolisis makanan cadangan (mengubah pati menjadi gula) sehingga terbentuk energi.  
  5. Energi ini disalurkan pada embrio dalam biji untuk pertumbuhan embrio.
  6. Pada akhir perkecambahan, akan terbentuk akar, batang dan daun.  

Struktur yang pertama muncul pada perkecambahan adalah radikula (calon akar primer).  Pada bagian ujung akan tumbuh epikotil (calon batang).   Setelah biji tumbuh, akan nampak keping biji yang nantinya digolongkan menjadi dikotil dan monokotil.  

Berdasar letak kotiledon saat berkecambah, terdapat dua tipe perkecambahan yaitu:  

1. Perkecambahan epigeal

  • ditandai dengan munculnya kotiledon ke permukaan tanah  
  • hal ini karena terjadi pemanjangan bagian hipokotil yaitu ruas batang dibawah kotiledon.  
  • kotiledon dan plumula/bakal daun terdorong ke permukaan tanah.  
  • biasa terjadi pada tumbuhan dikotil, seperti pada perkecambahan biji kacang hijau dan kacang kedelai.  

2. Perkecambahan hipogeal

  • ditandai dengan kotiledon tetap berada di bawah permukaan tanah.
  • pada perkecambahan tipe ini, bagian yang mengalami pemanjagan adalah ruas batang diatas kotiledon (epikotil) sehingga plumula menembus tanah dan kotiledon tetap di dalam tanah.  
  • biasa terjadi pada tumbuhan monokotil, seperti pada perkecambahan biji jagung dan kacang kapri.  

Rekomendasi

Tuliskan 10 contoh tumbuhan epigeal dan hipogeal

Tuliskan 10 contoh tumbuhan epigeal dan hipogeal

erbedaan Kunci - Perkecambahan Epigeal vs Hypogeal Perkecambahan adalah proses di mana benih mengalami perkembangan dan menjadi tanaman dewasa. Ada fase morfologi dan pertumbuhan yang berbeda dari proses perkecambahan. Tingkat kehangatan optimal yang tepat, kelembaban bersama dengan nutrisi yang benar diperlukan untuk proses perkecambahan benih untuk membentuk bibit dan akhirnya menjadi matang menjadi tanaman baru. Perkecambahan biji dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama yaitu, Perkecambahan biji Epigeal dan Perkecambahan biji Hypogeal. Pengelompokan ini didasarkan pada arah di mana benih tumbuh saat berkecambah. Perkecambahan epigeal adalah proses di mana benih meninggalkan atau kotiledon dibawa ke permukaan tanah bersama dengan tunas selama perkecambahan. Perkecambahan hypogeal adalah proses di mana benih meninggalkan atau kotiledon tetap di bawah permukaan tanah selama perkecambahan. Perbedaan utama antara perkecambahan epigeal dan hypogeal adalah bahwa dalam perkecambahan epigeal, hipokotil meluas dan kotiledon keluar dari tanah sementara dalam perkecambahan hypogeal epicotyl memanjang, dan kotiledon tetap di tanah.

Sebutkan 3 perbedaan antara perkecambahan epigeal dengan perkecambahan hipogeal!

Back to Top