Beralih ke mode gelap.

Beralih ke mode terang.

in

Apakah Boleh Niat Puasa Rajab di Pagi Hari atau Siang Hari ? Apakah Boleh Puasa Rajab Tidak Sahur ?

Apakah Boleh Niat Puasa Rajab di Pagi Hari atau Siang Hari ? Apakah Boleh Puasa Rajab Tidak Sahur ?

Mulai hari pertama hingga hari kesepuluh di bulan Rajab, Umat Islam dianjurkan menunaikan puasa sunnah.

Namun, apakah boleh puasa rajab hanya sehari atau dua hari saja, serta bolehkan niat puasa rajab dilakukan pada pagi hari dan tanpa sahur ?

Berbagai pertanyaan ini muncul seputar melaksanakan ibadah sunnah puasa Rajab.

Artikel ini akan memuat penjelasan lengkap tentang puasa rajab mulai dari niat dan tata caranya.

Dalam kalender Islam, tanggal 1 Rajab 1442 H jatuh pada Sabtu 13 Februari 2021.

Bulan Rajab merupakan satu diantara bulan yang dimuliakan Allah selain Bulan Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram.

Rajab merupakan bulan ketujuh dalam penanggalan hijriyah yang sering menjadi penentu tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah dan hari penting bagi umat Islam.

Menjawab pertanyaan apakah boleh puasa rajab hanya sehari atau dua hari saja ?

Tidak ada ketentuan yang mengharuskan harus dilakukan 10 hari, namun akan lebih utama jika dilaksanakan selama 10 hari tanpa putus.

Namun dalam sebuah hadits disebutkan, pahala satu hari puasa sama dengan sebulan puasa, tujuh hari puasa akan ditutupkan pintu neraka, delapan hari puasa akan dibukakan pintu surga, dan 10 hari puasa akan diijabah keinginannya.

Dengan begitu, Puasa Rajab dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing tidak ada ketentuan.

Hanya saja menurut para ulama, Puasa Rajab lebih diutamakan selama 10 hari mulai dari 1 Rajab hingga 10 Rajab atau 13 Februari hingga 22 Februari 2021.

Menjawab pertanyaan bolehkan niat puasa rajab di pagi hari ?

Niat puasa rajab boleh dilakukan di pagi hari atau siang hari selama dari awal memang belum makan dan minum atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Disebutkan dalam hadits Rasulullah dalam kitab Bulughul Marom karya Ibnu Hajar 

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ذَاتَ يَوْمٍ فَقَالَ « هَلْ عِنْدَكُمْ شَىْءٌ ». فَقُلْنَا لاَ. قَالَ « فَإِنِّى إِذًا صَائِمٌ ». ثُمَّ أَتَانَا يَوْمًا آخَرَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أُهْدِىَ لَنَا حَيْسٌ. فَقَالَ « أَرِينِيهِ فَلَقَدْ أَصْبَحْتُ صَائِمًا ». فَأَكَلَ

Dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemuiku pada suatu hari lantas beliau berkata, “Apakah kalian memiliki sesuatu untuk dimakan?” Kami pun menjawab, “Tidak ada.” Beliau pun berkata, “Kalau begitu saya puasa saja sejak sekarang.” Kemudian di hari lain beliau menemui kami, lalu kami katakan pada beliau, “Kami baru saja dihadiahkan hays (jenis makanan berisi campuran kurman, samin dan tepung).” Lantas beliau bersabda, “Berikan makanan tersebut padaku, padahal tadi pagi aku sudah berniat puasa.” Lalu beliau menyantapnya. (HR. Muslim no. 1154).

Menjawab pertanyaan bolehkan puasa rajab tanpa sahur ?

Meski anjuran makan sahur kuat ditekankan Rasulullah, tidak ada hadis atau dalil yang mewajibkan seseorang untuk makan sahur.

Dalam ajaran Islam, tidak pernah ada aturan yang menyatakan bahwa inti puasa atau syarat wajib puasa adalah sahur.

Rasulullah tidak pernah mengajarkan di antara syarat sahnya puasa adalah makan sahur. Sehingga, puasa seseorang tetap sah meski pagi harinya tidak makan sahur.

Berikut ini niat puasa bulan Rajab

Niat Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta’alaa

Artinya: Saya Niat puasa Rajab Sunnah Karena Allah Ta’ala

Niat Siang Hari atau Pagi Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati Rajaba lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT.”

6 Keistimewaan Puasa Bulan Rajab

1. Sama dengan Puasa sebulan

Rasulullah SAW bersabda:

“ Barang siapa berpuasa pada Bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu neraka jahanam.

Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga dan apabila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya.” HR.At-Thabrani.

2. Mencatat amalnya selama 60 bulan.

Rasulullah SAW bersabda , barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab , Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan.” Abu Hurairah.

3. Apabila puasa selama 7 hari pada bulan Rajab maka akan menutup pintu neraka baginya.

4. Apabila puasa selama 8 hari pada bulan Rajab akan membuka 8 pintu surga untuknya.

5. Apabila puasa selama 10 hari pada bulan Rajab maka akan menghapus dosa dosanya dan diganti dengan kebaikan.

6. Apabila puasa sehari pada bulan Rajab maka akan mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab di surga. Rasanya manis melebihi madu.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan dan rasanya lebih manis dari madu.

Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut.

Doa dan Amalan Bulan Rajab

1. Membaca doa ketika masuk bulan Rajab

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ

“Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.”

(Al ‘Asqalany, Tabyiinul ‘Ajab ‘an Syahri Rajab hal 18)

2. Mengangkat tangan dengan membaca istighfar setiap pagi dan sore 70 kali

رَبِّ اغْفِرْ لِي والرْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Rabbighfirlii Warhamni Watub ‘alayya

3. Membaca Sayyidul Istighfar 3 kali pagi dan sore

اللَّهُمَّ أنْتَ رَبّي لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ وأنا على عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا صَنَعْتُ أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عليَّ وأبُوءُ بِذَنْبي فاغْفِرْ لي فإنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mas tatha’tu a’uudzu bika min syarri ma shana’tu abuu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu-u bi dzanbii faghfir lii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku (yang aku perbuat). Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.

4. Membaca Istighfar ba’dal Ashar 7 kali

Astaghfirullah alladzi la ilaha illa huwal-hayyul qayyuma wa atubu ilaihi

Artinya, “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang hidup kekal serta terus menerus mengurus (makhluk); dan aku bertobat kepada-Nya.”

5. Membaca tasbih 100 kali

– Tanggal 1-10 Rajab membaca:

سُبْحَانَ اْلحَيِّ الْقَيُّوْمِ

Subhanal hayyil qayyum (100 kali)

Artinya: Maha Suci (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Menguasai Segala Sesuatu

– Tanggal 11-20 Rajab membaca

سُبْحَانَ اللهِ اَحَدِ الصَّمَدِ

Subhanallahil ahadish shomad (100 kali)

Artinya : Maha suci Allah Satu satunya tempat bergantung

– Tanggal 21-akhir bulan Rajab membaca

سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُفِ

subhanallahi ar-rouf (100 kali)

– Jumat terakhir bulan Rajab saat khatib di atas mimbar membaca 35kali (bisa dibaca saat khatib duduk antara dua khutbah)

أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh

Artinya: “Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah.”

(*)



Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Apakah Boleh Niat Puasa Rajab di Pagi Hari atau Siang Hari ? Apakah Boleh Puasa Rajab Tidak Sahur ?, https://pontianak.tribunnews.com/2021/02/13/apakah-boleh-niat-puasa-rajab-di-pagi-hari-atau-siang-hari-apakah-boleh-puasa-rajab-tidak-sahur?page=all.
Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Prabowo Rahino

Rekomendasi

Apakah Menggosok Gigi Membatalkan Puasa ? Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa ?

APAKAH Puasa Rajab Harus Dimulai Tanggal 1 ? Puasa Rajab Berapa Hari ? Simak Penjelasannya Berikut

Back to Top